Posted by: fathimah | Mei 6, 2008

Saat Tepat Mengajarkan Agama pada Anak

[Fatwa Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan -rahimahullah-]

Pertanyaan :

Kapankah mulai mengajarkan agama kepada anak saya ?

Jawaban:

Pendidikan bagi anak dimulai ketika telah memulai umur tamyiz sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam, ”Perintahkanlah anak-anakmu shalat pada umur tujuh tahun dan pukullah atas hal tersebut jika telah berumur sepuluh tahun serta pisahkanlah mereka dari tempat tidurnya.

Jika anak telah menginjak umur tamyiz maka orang tua diperintahkan untuk mengajari dan mendidik anaknya dengan kebaikan, seperti Al-Qur’an, hadits-hadits yang sederhana, dan hukum-hukum syar’i yang sesuai dengan umurnya seperti mengajarinya berwudhu, shalat, do’a-do’a sebelum tidur, do’a ketika makan dan minum. Hal ini karena pada umur tamyiz anak sudah daat memahami apa yang diperintahkan dan dilarang.

Selain itu, juga melarangnya dari amalan-amalan yang tidak baik seperti berdusta, menggunjing dan lainnya sehingga ia terdidik di atas kebaikan dan meninggalkan kejelekan. Ini adalah perkara yang penting sekali yang telah dilalaikan oleh sebagian orang terhadap anak-anaknya.

Sebagian orang tua tidak memperhatikan urusan anaknya dan tidak mengarahkannya kepada kebaikan namun justru meninggalkan mereka, tidak memerintahkan shalat dan mengerjakan perbuatan baik. Bahkan mereka membiarkan anak-anaknya tumbuh di atas kebodohan dan kebiasaan yang tidak baik. Anak-anak bergaul dengan teman yang jelek, berkeluyuran, melalaikan pelajarannya, dan dampak negatif lain yang ditemukan di sebagian besar kalangan muda disebabkan kelalaian orang tua mereka. Padahal kelak orang tua akan dimintai pertanggungjawaban karena anak adalah amanat Allah.

Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda, ”Kalian semua adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya.” Sebagian orang tua -amat disayangkan- sibuk dengan urusan dunianya, tidak mau mengindahkan anaknyadan tidak menyisakan waktu buatnya. Waktunya hanya untuk urusan dunia saja. Ini adalah bahaya besar yang merebak di kebanyakan negeri muslim karena jeleknya pendidikan anak sehingga tidak ada perbaikan dalam urusan agama dan dunianya. Walaa haula walaa quwwata illaa Billahi. (Al Muntaqo: 5/ 297-298)

Diketik ulang dari majalah Al Mawaddah Edisi 9 tahun ke-1

Leave a response

Your response:

Kategori